ARTIS BERITA Generasi kritik PILPRES 2019 Politik

Penyataan Kontroversial Sandiaga Uno Setelah Jadi Cawapres

Infodetik – Sejak mundur sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk maju sebagai calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno hampir setiap hari bersafari ke berbagai kota di Indonesia. Dalam setiap kunjungannya, Sandiaga kerap membuat pernyataan untuk menunjukkan kalau dirinya fokus pada perekonomian, emak-emak, dan millennials.

Beberapa kali pernyataan yang dikeluarkan Sandiaga memicu perdebatan baik di media sosial, media massa, maupun dunia nyata. IDN Times pun telah merangkum tiga pernyataan paling kontroversial yang diungkapkan pasangan Prabowo Subianto itu.

Nasi ayam di Jakarta lebih mahal ketimbang Singapura

Pernyataan kontroversial teranyar yang diungkapkan Sandiaga terjadi pada Senin (8/10). Dalam kegiatan bertemu para millennials di Tebet, Jakarta Selatan, Sandiaga mengungkapkan bahwa harga pangan di Indonesia cenderung lebih mahal. Dia menyontohkan harga sepiring nasi ayam di Singapura yang lebih murah ketimbang di Indonesia.

“Kalau misalnya di Singapura sepiring nasi ayam itu Rp35 Ribu, di sini mungkin bisa Rp50 ribu,” jelasnya.

Lelaki berusia 49 ini mengaku tak asal bicara karena data tersebut merupakan hasil menyadur dari berbagai data yang dihimpun tim ekonomi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga.

Tempe setipis kartu ATM

Satu bulan sebelum pernyataan nasi ayam, Sandiaga juga pernah membuat pernyataan yang memicu perdebatan. Saat konferensi pers di rumah Prabowo, Sandiaga mengungkapkan bahwa dampak pelemahan rupiah saat ini sudah berpengaruh khususnya pada pengusaha.

“Tempe sudah dikecilkan dan tipisnya sama kayak kartu ATM,” ujarnya di Kertanegara.

Pernyataannya itu memicu sindiran dari lawan-lawan politiknya serta netizen. Menanggapi viralnya hal tersebut Sandiaga pun minta masyarakat tidak terlalu mendramatisir dan mendiskreditkan pernyataannya itu.

Belanja Rp100 ribu cuma dapat bawang dan cabai

Dua hari sebelum mengeluarkan pernyataan soal tepe setipis kartu ATM, Sandiaga telah mengeluarkan pernyataan kontroversial. Ketika berada di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Sandiaga mengaku menerima keluh-kesah seorang ibu bernama Lia.

Ibu itu mengaku sering ribut dengan suami karena uang belanjanya hanya cukup membeli bawang dan cabai. Dirinya meyakini kalau pemicunya adalah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.

Wah, seru banget ya pernyataan-pernyataan Sandi ini. Komentar kalian gimana nih guys?