Aplikasi HP ARTIS BERITA FAKTA Fenomena Alam Film

Fakta Sejarah Tentang Menara Pisa di Italia, Sudah Tahu?

Fakta Sejarah Tentang Menara Pisa di Italia, Sudah Tahu?

INFODETIK – Pizza, pasta, dan Colloseum menjadi tiga perihal yang sangat sama juga bersama Italia. Tapi tak hanya tiga perihal diatas, Menara Pisa yang ada di kota Pisa terhitung menjadi keliru satu ikon terkenal berasal dari Italia. Yang sebabkan menara satu ini menjadi begitu terkenal adalah dikarenakan penampilannya yang aneh.

Sekilas Menara Pisa memiliki penampilan seperti bangunan serupa seperti menara lain tapi kalau menara lain berdiri tegak lurus, Menara Pisa justru miring seperti akan jatuh ke tanah. Banyak orang penasaran, bagaimana Menara Pisa mampu nampak miring. Kalau kamu adalah keliru satunya, tersebut ini 7 fakta histori unik tentang Menara Pisa di Italia!

Membutuhkan waktu hampir 2 abad untuk membangun Menara Pisa

Menara Pisa sebenarnya tidak setinggi menara Eiffel di Paris. Tapi siapa sangka kecuali untuk membangun menara ini, Italia memerlukan pas jauh lebih lama dari pembangunan Menara Eiffel. Menara Pisa dibangun pada th. pertama kali pada th. 1173, pada th. 1178 para pekerja sukses membangun hingga lantai ketiga.

Sayangnya pembangunan ini harus terhenti karena perang bersama negara-negara yang tersedia disekitar Italia. Pembangunan menara Pisa lagi dilanjutkan 1272, tapi pembangunan ini hanya berlangsung sepanjang 12 th. sebelum akan lagi terhenti karena perang. SITUS POKER PULSA

Pembangunan baru selesai di akhir abad ke-13 bersama selesainya ruang lonceng pada th. 1372 atau lebih kurang 199 th. sejak pertama kali dibangun.

Pernah menjadi pangkalan militer selama Perang Dunia II

 

Meski tidak sesempurna menara pada umumnya, namun siapa sangka jikalau selama Perang Dunia II, Menara Pisa justru dijadikan keliru satu markas militer bagi tentara Jerman.

Walaupun bentuknya yang miring dapat membuat menara ini menjadi sasaran empuk bagi musuh, namun tentara Jerman jadi menara yang tinggi dapat menjadi tempat yang tepat untuk mengawasi kondisi di sekitar tempat tersebut.

Struktur tanah menjadi penyebab utama menara menjadi miring

Kamu bisa saja bertanya-tanya kenapa Menara Pisa sanggup miring. Penyebab utamanya adalah karena fondasi yang dangkal dilengkapi dengan susunan tanah yang lunak terdiri dari pasir, tanah liat, dan endapan dari sungai Tuscano, Arno, dan Serchio memicu tanah tidak stabil untuk menunjang sebuah bangunan. POKER PULSA 

Kesalahan ini sebenarnya sudah disadari oleh pekerja saat itu. Pasalnya, ketika pengerjaan sudah sampai di lantai dua, bangunan yang seharusnya lurus justru semakin miring setiap harinya.

Menara Pisa bukan satu-satunya bangunan miring di kota Pisa

 

Ternyata Menara Pisa bukan satu-satunya bangunan miring yang ada di kota tersebut. Karena masalah struktur tanah yang tidak stabil tadi, disekitar Menara Pisa juga terdapat banyak bangunan yang miring. Gereja San Nicola yang berjarak setengah mil dari menara juga memiliki bangunan yang miring. Hal yang sama juga terjadi pada gereja San Michele degli Scalzi yang berjarak dua mil sebelah timur dari menara juga miring sekitar 5 derajat.

Tidak ada yang tahu siapa arsitek dibalik pembangunan Menara Pisa

Meski Menara Pisa menjadi salah satu destinasi turis dunia, nyatanya sampai sekarang tidak ada yang tahu siapa sebenarnya arsitek yang membangun Menara Pisa. Banyak orang meyakini Bonanno Pisano sebagai arsitek asli Menara Pisa, tapi Bonanno Pisano bukanlah satu-satunya arsitek yang membuat menara ini.

Selain Bonanno ada Guglielmo yang juga membantu merancang desain Menara Pisa. Setelah Bonanno Pisano, ada Giovanni di Simone yang kemudian mengambil alih pada tahun 1272. Terakhir Menara Pisa ditangani dan diselesaikan oleh Tommaso pada tahun 1372. DEPOSIT VIA GOPAY 

Kemiringan menara sebenarnya sudah diketahui oleh para pekerja diawal pembangunannya. Ketika konstruksi menara dilanjutkan dengan membangun lantai pada tahun 1272, konstruksi ini menyentak pusat gravitasi bangunan dan membuat kemiringan menara berbalik arah. Akhirnya setelah penambahan lantai empat, lima, dan enam menara yang tadinya miring ke arah utara perlahan-lahan berubah arah ke selatan.