ARTIS BERITA Generasi Internasional Misteri Teknologi Tips

Arkeolog Temukan Reruntuhan Istana Kerajaan Kuno Misterius di Irak

Arkeolog Temukan Reruntuhan Istana Kerajaan Kuno Misterius di Irak

INFODETIK – Sekelompok arkeolog mendapatkan reruntuhan sebuah istana berasal dari Zaman Perunggu. Reruntuhan itu berada di salah satu anggota Sungai Tigris di Irak. Menurut para ahli, temuan ini bisa mengungkap perihal baru mengenai Kerajaan Mittani yang misterius.

Kerajaan Mittani berkuasa di sebelah utara Mesopotamia dan Suriah terhadap tahun 1500 sampai 1300 Sebelum Masehi (SM). Meski begitu, tidak banyak yang kita ketahui atas kerajaan ini.

Temuan ini sendiri dilaksanakan oleh para arkeolog berasal dari University of Tübingen dan Kurdistan Archaeology Organisation. Reruntuhan istana ini ditemukan di web Kemune yang berada di tempat Bendungan Mosul, Irak. Para arkeolog bisa mendapatkan reruntuhan ini berkat menurunnya tinggi air di sana.

“Temuan ini adalah salah satu temuan arkeologi paling penting di tempat ini dalam sebagian dekade terakhir,” kata arkeolog Hasan Ahmed Qasim berasal dari University of Duhok, Irak, dilansir Science Alert. IDN POKER GOPAY 

Para arkeolog telah mendapatkan sisa dinding istana setebal dua meter. Ada termasuk temuan sisa struktur lain dan sisa-sisa sebuah mural atau lukisan dinding. Selain itu, para arkeolog termasuk mendapatkan sebagian pill tanah liat di sana.

Menurut para ahli, istana ini digunakan oleh Kerajaan Mittani untuk periode yang memadai lama. Mereka beri tambahan bahwa istana ini diduga berdiri di suatu beranda tinggi yang menghadap ke arah Lembah Tigris. SITUS POKER PULSA

Arkeolog menduga bahwa istana ini tadinya berjarak 20 meter dari sisi timur Sungai Tigris. Bangunan istana ini diduga dibangun di atas sebuah beranda besar yang terbuat dari batu bata.

“Pada milenium kedua Sebelum Masehi, mural bisa saja menjadi fitur tipikal dari istana-istana zaman kuno. Tapi, kami jarang menemukannya dapat bertahan hingga sekarang,” ujar arkeolog Ivana Puljiz dari University of Tübingen di Jerman.

“Jadi menemukan lukisan dinding di Kemune memadai sensaional bagi bidang arkeologi,” lanjutnya.

Para ahli menghendaki bahwa tulisan di tablet mampu menolong kami di dalam menyadari politik, ekonomi, dan peristiwa Kerajaan Mittani yang kala era puncaknya berkuasa dari pantai timur Mediterania hingga utara Irak. Berdasarkan temuan sebelumnya, para ahli peristiwa menyadari bahwa keluarga kerajaan Mittani berinteraksi dengan Firaun Mesir dengan kedudukan setara.

Meski begitu, kebanyakan informasi perihal Kerajaan Mittani singgah dari catatan arkeologi peninggalan tetangga-tetangganya. Temuan di Sungai Tigris ini saja mampu berlangsung gara-gara kebetulan. Sebab, penurunan tinggi air di Kemune adalah akibat kekeringan kritis yang berlangsung pada 2018. Kekeringan itu berikan kesempatan para arkeolog untuk mulai meneliti web site ini. POKER SYAHRIAH 

“Kerajaan Mittani adalah keliru satu kerajaan zaman kuno timur Eropa yang paling sedikit dipelajari,” kata Puljiz “Informasi atas istana peninggalan zaman Mittani sejauh ini cuma tersedia dari Tell Brak, Suriah, dan kota-kota Nuzi serta Alalakh, yang keduanya terdapat di perbatasan Mittani. Bahkan ibu kota dari Kerajaan Mittani belum dulu diidentifikasi,” imbuh dia.